Buruknya Sosial Media Bagi Kepercayaan Diri

Media sosial, biasanya tempat untuk berbagai hal-hal menarik yang mungkin telah kita lewati, sehingga sosial media dijadikan sebagai penyimpan dan memamerkan hal-hal tersebut, tentu nya apa yang kita unggah atau publikasikan di sosial media akan di lihat oleh jutaan bahkan miliaran orang yang aktif di Facebook.

Bukan hanya hal itu, aktif di sosial media juga ada sisi buruk dan bagusnya, seperti dapat memberikan kita apa yang kita butuhkan, seperti informasi yang mungkin kita lewati, juga ada sisi buruk dari sosial media, diantaranya yang akan kita bahas kali ini, adalah pengaruh buruk sosial media bagi kepercayaan diri.

Apalagi wanita cenderung terpengaruh oleh unggahan warganenet di sosial media, sehingga wanita yang melihat unggahan di sosial media dapat membuatnya kurang percaya diri dengan tubuhnya.

Graff menyatakan, menghabiskan waktu setiap hari di sosial media, baik Facebook, Twitter atau Instagram ataupun media sosial lainnya, tentunya mengunggah sesuatu mengenai diri sendiri, unggahan tersebut bisa saja menimbulkan relasi tidak sehat antara citra tubuh dan olahraga.

Media sosial dapat menimbulkan hal buruk, apalagi tidak semua warganenet atau pengguna media sosial dapat mengolah informasi yang baik. Berbeda dengan menonton film, jika kamu sudah tak mau lagi melihat cerita selanjutnya, maka kamu akan mematikan atau memindahkan ke Chanel lain, namun sosial media tidak seperti itu, apalagi jika kamu aktif banget di medsos.

Wanita yang kurang percaya diri, akan memanfaatkan sosial media untuk menumbuhkan kepercayaan diri, namun hal itu malah sebaliknya, upaya mereka dalam memanfaatkan media sosial untuk menambah kepercayaan diri malah menjadikan mereka menjadi tambah terpuruk.

Jika seorang wanita ingin mengetahui apa yang dilakukan figur atau pun temannya dia akan mengakses akun media sosialnya. Hal ini dinyatakan oleh marmor yang didapat dari berbagai sumber.

National eating disorders association menerangkan bahwa orang yang beranggapan tubuhnya tidak ideal cenderung mengidap kelainan kebiasaan makan. Mereka juga dapat depresi terisolasi yang menyebabkan mereka terobsesi dengan program penurunan berat badan.

Marmor menyatakan kepada seluruh wanita pengguna media sosial untuk tidak dengan benar-benar menerima 100 persen unggahan media sosial realistis. Apalagi tidak semua orang suka dengan apa yang diunggah di media sosial, bahkan unggahan tentang perjalanan pun tidak kelihatan menyenangkan.

Jadi, itulah pengaruh buruk media sosial bagi kepercayaan diri khususnya bagi wanita. Sehingga di usahakan untuk menggunakan sosial media dengan baik dan jangan terlalu aktif dengan hal-hal yang menantang.

Informasi ini saya dapatkan dari temoi.co yang menyatakan hal tersebut, semoga bermanfaat ya sobatku.



Nurdin Albantani

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya

Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.