Patut Dijadikan Inspirasi, Ternyata CEO Twitter Tidak Punya Laptop

Di dunia digital memang laptop sangat penting, karena laptop memiliki peranan penting bagi kebutuhan du dunia digital, seperti untuk pemasaran, kebutuhan informasi, dan masih banyak lagi.

Apalagi di dunia bisnis, laptop sangat penting, sehingga tak jarang orang yang tidak memiliki laptop. Berbeda dengan orang No 1 di Twitter Jack Dorsey.

Jack Dorsey merupakan pencipta serta CEO Twitter dan pendiri Square yang mengendalikan seluruh kegiatan Twitter, tentu saja dibutuhkan laptop atau PC bukan? Ya tentu saja, apalagi seorang CEO. Tapi Jack Dorsey sama sekali tidak punya laptop, dia hanya mengandalkan smartphone-nya saja untuk mengendalikan pekerjaannya di Twitter.

Dia telah mengaku, bahwa dia benar-benar tidak memiliki laptop.

“Aku tidak punya laptop, aku melakukan semua pekerjaan ku lewat ponselku. Ini sangat penting, karena aku mematikan semua notifikasi dan hanya ada satu aplikasi yang menyala. Jadi aku bisa berfokus pada satu aplikasi saja tanpa terganggu yang lainnya, sebagaimana menggunakan laptop” ujarnya, ketika ditanya soal keamanan dunia maya dan bagaimana ia menggunakan ponsel.

Jadi sekarang kita tahu kan, bahwa CEO Twitter melakukan seluruh pekerjaannya hanya dengan genggaman smartphone nya saja, tanpa adanya laptop, dengan alasan demi kefokusan, ya alasan yang lumayan luar biasa bagiku.

Baginya memang smartphone sudah sangat canggih, sehingga dia tidak perlu memiliki laptop, karena smartphone bisa mengerjakan apa yang tidak bisa dikerjakan laptop.

“lalu, untuk apa aku harus punya ponsel dan laptop” katanya.

Yang lebih menarik lagi dari Dorsey ini, dia sama sekali tidak memanfaatkan keyboard, dia hanya memanfaatkan perintah suara untuk mengendalikan seluruh ponselnya, karena kecil dan rasanya mengganggu.

Selain itu, jika ada rapat seluruh karyawan Twitter, dia menyingkirkan laptop dan smartphone, jadi dia sama sekali tidak menggunakan keduanya untuk keperluan rapatnya, sehingga seluruh karyawan yang hadir fokus berinteraksi satu sama lain. Benar-benar menginspirasi bukan?

“Jika kami sedang rapat, semua ponsel disimpan dan laptop pun ditutup, sehingga kami benar-benar bisa fokus berdiskusi. Ponsel dan laptop yang menyala hanya akan memecah perhatian. Bila rapat berlangsung 15 menit, maka pada waktu 15 menit itulah kami memutuskan perhatian hanya berfokus pada materi rapat. Setelah itu, silahkan kembali pada rutinitas biasa” ujar CEO Twitter tersebut.

Dari kisah sang CEO Twitter ini yang bekerja hanya mengendalikan ponsel tanpa dibantu laptop, ada hikmah yang menginspirasi yang patut kita contoh. Ya, jika kita berusaha, segala sesuatu akan mampu kita lakukan, tanpa harus adanya barang-barang yang biasanya digunakan.

Bisa dikatakan, bahwa kisah inspiratif dari CEO Twitter ini sama seperti saya, dimana kesamaannya? Benar, sekalipun semenjak saya ngeblog sama sekali belum pernah menggunakan laptop, bukan alasan mengganggu, tapi karena saya gak punya laptop, dan gak punya duit buat beli laptop, hehe.

Tapi, sayamah masih ada keinginan buat beli laptop, dan lagi berusaha, karena agak ribet pake ponsel mulu saya ngelola seluruh kegiatan saya pada blog. Apalagi nulis di ponsel itu agak suah sih, jempol juga pada pegel, mana sinyal lemot, banyak nyamuk lagi, hihi.

Nah, itulah alasan dan kisah Jack Dorsey sang CEO Twitter yang mengendalikan ponselnya untuk melakukan seluruh kegiatannya dalam pekerjaan yang ia kerjakan, dan mengelola dua perusahaan besar. Diambil dari berbagai sumber, sehingga saya tak dapat menyebutkan satu per satunya.

Semoga CEO Twitter bisa dijadikan sebagai contoh kita, dan dijadikan sebagai motivasi juga inspirasi, bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk kesuksesan.



Nurdin Albantani

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya

Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.