Mengenal Penyakit Amytropich Lateral Sclerosis (ALS)

Stephen Hillenburg meninggal dunia di usia 57 tahun akibat penyakit amyotrophic lateral sclerosis, apa itu amyotrophic lateral sclerosis?

0
Penyakit ALS
Doc. Album Pribadi, hehe maaf

Sesungguhnya, penyakit bukan cuma satu atau dua jenis saja, banyak sekali penyakit-penyakit yang mengakibatkan manusia sakit bahkan hingga meninggal dunia, namun, tidak mungkin ada penyakit jika tidak ada obatnya.

Salah satu penyakit yang mungkin baru saya tahu adalah penyakit ALS atau amyotrophic lateral sclerosis yang mengakibatkan meninggalnya Stephen Hillenburg sang pencipta spongebob.

Di usianya 57 tahun itu, Hillenburg meninggal dunia pada hari Rabu, 28 November 2018 yang diketahui karena penyakit ALS ini, lalu apa sebenarnya penyakit ALS dan bagaimana cara mengobati penyakit ini?.

Sebelumnya, saya mengucapkan turut berduka kepada pencipta spongebob yang merupakan animasi favorit saya juga usianya berumuran dengan saya, spongebobo pertama kali di tayangkan tahun 1999 yang kini telah mendunia dan penciptanya pun telah meninggalkan dunia.

Apa itu penyakit ALS

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa penyakit ini tidak dapat diobati, namun apakah ia, penyakit tidak ada obatnya? Bukan kah semua penyakit ada, hanya saja kita tidak mengetahuinya?.

ALS merupakan gangguan neurologis progresif  yang bersifat degeneratif karena membuat sel-sel saraf yang ada dalam otak dan sumsum tulang belakang mengalami kerusakan secara bertahap.

Orang-orang yang menderita penyakit ini akan mengalami kelumpuhan secara perlahan dikemudian penderita penyakit ALS bisa saja meninggal, seperti yang terjadi pada pencipta kartun populer spon itu.

Doktersehat.com menyebutkan, penyakit ini menyerang sel saraf lower motor neuron yang mengendalikan gerakan anggota badan, juga gerakan menelan atau pernafasan, penyakit tersebut cenderung menyerang pria alih-alih wanita yang usianya lebih dari 40 tahun.

Ngeri banget ya penyakit ALS ini, pantesan Hallenburg meninggal, ternyata penyakitnya menyeramkan, namun meskipun begitu tetap sang pencipta yang mencabut nyawa kita.

Penyebab penyakit ALS

Tidak ada kejelasan mengenai penyebabnya, namun pakar kesehatan mengklaim bahwa faktor genetik atau keturunan berpengaruh 5-10 persen dari penyebab penyakit ini. Mereka yang mempunyai riwayat keluarga yang sudah mengalami hal ini memiliki gen yang mengalami kerusakan menyebabkan sulitnya produksi Superoxide dismutase.

Superoxide sendiri memiliki peran penting dalam melawan radikal bebas dan sisa-sisa metabolisme yang tidak meyehatkan, tanpa adanya enzim tersebut, mengakibatkan rusaknya jaringan tubuh.

Selain keturunan, hal lain penyebab penyakit ALS adalah racun yang berasal dari lingkungan atau gangguan neurotransmitter glutamate.

Gejala penyakit ALS

Gejala ini mengakibatkan sulitnya berjalan seperti sering tersandung dan seringkali terjatuh, kaki atau tangan melemah, menelanpun sangat sulit, otot-otot keram dan kedutan, bicarapun tidak jelas, susah menyeimbangkan tubuh, namun penderitanya tetap bisa berfikir juga tidak mengalami gangguna indera.

Cara mengobati ALS

Cuma ada satu obat penyakit ini adalah obat Rilutex atau Riluzole, obat tersebut di sebutkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) kalau di kita BPOM ya.

Obat tersebut bisa menghambat perkembangan penyakit ini dengan cara menurunkan kadar glutamate dalam otak, namun kelemahannya, setelah penderita ALS mengkonsumsi obat ini maka akan mengalami gejala pusing, gangguan pencernaan juga fungsi hati melemah.

Terapi, salah satu metode pengobatan yang juga disarankan, terpai fisik, bicara dan terapi okupasi, dengan terapi sedikit-sedikit akan menghambat penyakit yang sangat mematikan ini.

Sumber referensi : Meninggalnya pencipta spongebob, Rabu (28/11/2018) dan penyakit amyotrophic lateral sclerosis (Doktersehat.com).

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya
BAGIKAN

KOMENTARI

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.