Keuntungan Yang Memiliki Pacar Yang Posesif

keuntungan memilki pacar posesif

Punya pacar posesif memang sangat menyebalkan, karena kita terus di ataur-atur olrh pacar sendiri. Meskipun bikin menyebalkan tapi ada keuntungan memiliki pacar posesif.

Hidup memang tidak selamanya buruk, juga tidak selamanya indah, seperti memilki pacar yang begitu posesif, meskipun buruk, tapi tidak selamanya buruk, ada sisi baik dan keuntungan yang kita dapatkan.

Ini beberapa alasan dan keuntungan memilki seorang pacar yang sikapnya sangat posesif.

1. Karena dia peka sehingga dia bisa mengerti apa yang kamu mau

Kamu mau kan punay pacar yang peka? Ternyata orang yang posesif itu pekaan lho sob, selain peka dia juga tipe orang yang sangat perhatian, maka kamu sangat beruntung jika kamu memilki seorang kekasih yang memiliki sifat posesif.

Dia akan mengerti apa sedang kamu rasakan, contohnya jika kamu sedang galau, maka dia akan sangat memeprhatikanmu, bahkan berusaha untuk menyelamatkan kamu dari rasa galau tersebut, sehingga anggap saja sifat posesif itu sebuah hal tidka penting.

2. Menghindari hal-hal buruk

Ketika ada hal yang kamu lakukan terlihat tidak baik, maka dia akan berusaha menjauhkan kamu dari hal tersebut, atau dia melarang kamu untuk tidak melakukan hal itu meskipun kamu tidak tahu hal itu buruk atau tidak, tapi firasat dia akan lebih baik.

Namun meskipun begitu, jangan sampai larangannya mengganggu kebebasan kamu, tapi ada baiknya kamu ngertikan dia, karena sebuah firasat itu biasanya ada baik dan buruknya.

3. Meski posesif tapi dia tidak cuek

Meskipun dia orang yang posesif, tapi percayalah dia tidak cuek, kamu bisa lihat pada poin pertama di atas, dia adalah tipe orang yang perhatian dan peka, sehingga dia juga bukan orang yang bersifat cuek seprti yang lainnya.

Dia bakal memberi banyak perhatian sama kamu, seperti perhatian yang di idamkan oleh orang lan, bahkan dia bisa memperhatikanmu lebih dari orang lain, sehinga perhatiannya bakal membuat kamu gemes kepadanya.

4. Bersedia mengkoreksi

Jika kamu sedang melakukan hal-hal yang terlihat, seperti ganti pakaian atau yang lainnya, kemudian kekasih kamu melarang untuk tidak memakai pakaian tersebut, hal in bukan berarti dia melarang kamu.

Dia berusaha untuk membuat kamu tampil lebih meenarik, atau dia sedang mengkoreksi hal-hal sedang kamu lakukan, apakah hal itu baik atau tidak? Sehingga larangan tersebut anggap saja sebuah penilaian dari kekasih kamu yang posesif itu.



Nurdin Albantani

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya

Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.