5 Aplikasi Populer Yang Di Blokir Kominfo

Ngomongin soal aplikasi memang bisa kita dapatkan dengan mudah dan gratis di App store maupun play store.

Mungkin tak terhitung lagi jumlah aplikasi yang sangat mudah didapat, ratusan hingga jutaan aplikasi bisa kota dapatkan dan tanpa harus ribet, cukup di download saja dari Toko Aplikasi yang tertera dalam smartphone kita.

Bermacam-macam jenis aplikasi, seperti hiburan, game, musik, video, foto, chat, sosial media, dan masih banyak lagi jenis-jenisnya memang tak lagi awam kita dengarkan.

Apalagi kini jaman serba teknologi, kecanggihan teknologi membuat kita semakin mudah melakukan apa saja yang mungkin sebelumnya tidak bisa kita lakukan dengan mudah.

Nah, mungkin kamu tahu kan aplikasi Tik Tok yang sangat viral di kalangan anak-anak hingga dewasa? Jika tahu, apa kamu tahu juga kasus-kasus yang terjadi pada pengguna aplikasi ini.

Mungkin saya tidak akan membahas soal kasus-kasusnya, akan tetapi disini saya akan memberikan informasi mengenai 5 aplikasi yang di blokir di Indonesia oleh Kominfo.

Dan, inilah 5 aplikasi yang di Blokir Kominfo di Indonesia.

1. Tik Tok

Tik tok adalah aplikasi terpopuler saat ini, bahkan mencapai rate 4.6 di play store. Tik tok adalah aplikasi musik dan video editor yang akan memanjakan penggunanya agar tidak mudah Jenuh, ya aplikasi ini juga bisa dikatakan aplikasi hiburan.

Faktanya, Tik tok resmi di blokir Kominfo pas tanggal 3 Juli 2018. Adapun alasan pemblokiran ini karena adanya laporan dari masyarakat juga Kominfo menerima petisi dari banyak masyarakat di Indonesia.

Tik tok dianggap meresahkan masyarakat karena banyaknya konten-konten negatif di dalamnya, bahkan mungkin kamu tahu kasus lainnya dari Tik tok, yaitu sang artis Tik tok yang sangat terkenal di kalangan remaja sempat di hebohkan, bahkan saat ini masih dibicarakan.

Bowo adalah artis terkenal di Tik tok, namun para fansnya menyalahgunakan sang Bowo, sehingga para fans Bowo menyatakan bahwa dia adalah Tuhan mereka, waw ngeri bukan?

2. Telegram

Telegram adalah aplikasi chatting yang populer di masyarakat, sama halnya seperti aplikasi WhatsApp, akan tetapi sistem enkripsi nya yang aman yang membuat aplikasi ini sering disalahgunakan oleh para penggunanya yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan beberapa waktu lalu sempat heboh bahwa aplikasi telegram ini merupakan tempatnya komunikasi para teroris, sehingga Kominfo memberikan tindakan kepada aplikasi ini yang membuat aplikasi tersebut di hapus atau di blokir.

Kominfo resmi memblok aplikasi tersebut pada pertengahan Juli 2017 silam, namun pemblokiran hanya dilakukan dalam beberapa DNS (Domain Name System) saja. Jadi, telegram masih bisa di buka oleh beberapa DNS.

3. Tumblr

Aplikasi yang diblokir Kominfo selanjutnya adalah Tumblr, dimana Tumblr merupakan aplikasi jejaring sosial berbasis microblog. Di sini kita bisa membuat atau berbagai tex, foto, Video, quote dan tautan, sama halnya seperti Facebook.

Seiring banyaknya pengguna Tumblr sehingga banyak sekali pengguna-pengguna Tumblr yang menyalahgunakan aplikasi ini yang membuat aplikasi tersebut di blokir. Banyaknya para pengguna yang menyebar pornografi di aplikasi ini membuat Kominfo segera mengambil keputusan untuk memblokirnya.

Pada 2006 lalu, Tumblr sempat di blokir oleh Kominfo, namun bisa dibuka kembali atau Kominfo membuka pemblokiran tersebut, akan tetapi pada Februari 2018 kemarin Kominfo mendapatkan kabar buruk lagi terkait kasus asusila di Tumblr.

4. Bigo Live

Bigo Live merupakan sebuah aplikasi berbasis Video, dimana para pengguna Bigo Live bisa menayangkan Video siaran langsung atau Live streaming yang dapat di saksikan oleh para pengguna lainnya dengan gratis.

Aplikasi yang juga populer di masa itu dipertimbangkan untuk diblokir oleh Kominfo, karena persoalan pornografi. Mungkin kamu tahu lah kalau kamu sempat menggunakan aplikasi ini, banyak sekali video-video yang seharusnya tidak di tayangkan.

Kemudian, pertimbangkan tersebut membuat Kominfo memutuskan untuk memblokirnya, alhasil pada Desember 2016 lalu aplikasi ini diblokir, akan tetapi sama seperti telegram yang diblokir hanya pada beberapa DNS saja.

5. Vimeo

Kemudian aplikasi Vimeo, saya sih tidak mengenal aplikasi ini, akan tetapi saya mendapat banyak kabar bahwa ini adalah aplikasi berbasis Video, dimana para pengguna dapat membagi, menonton, juga mengunggah video layaknya YouTube.

Katanya, 2014 lalu aplikasi ini adalah aplikasi paling populer dan banyak di gunakan oleh banyak selebritis dan salah satu artis yang terlihat menggunakan aplikasi Vimeo adalah Oki Lukman.

Lagi-lagi dengan kasus yang sama, Vimeo mengandung banyak konten pornografi di dalamnya, sehingga Kominfo memutuskan untuk memblokir aplikasi ini pada awal Mei 2014 lalu, dan hingga kini Vimeo masih tidak bisa dibuka di Indonesia.

Nah, itulah di atas kelima aplikasi yang sempat di blokir oleh Kominfo di Indonesia, dari kelima aplikasi tersebut, manakah aplikasi yang lebih parah kasusnya menurut kamu?



Nurdin Albantani

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya

Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.