Mengungkap Mitos Makanan Jatuh Sebelum 5 Menit Boleh Di Makan

mitos makanan jatuh sebelum lima menit

Kedengarannya sudah tak asing lagi ketika makanan kita jatuh terus temen bilang, “buruan ambil lagi sebelum 5 menit” hal ini sudah tak asing lagi kita, salah satu mitos yang biasa ada dalam sehari-hari ini akan kita ungkap asal-usul kata tersebut.

Tak bisa di ragukan lagi, baik anak muda maupun dewasa pasti sering mendengan hal ini, sehingga dengan ketidak pastian atas kebenarannya membuat kita jadi bingung, makan atau tidak ya, kalau dimakan takut sudah ada kuman, kalau enggak di makan lagi sayang.

Mitos “makanan jatuh sebelum 5 menit boleh di makan” ini awalnya dari sebuah kerajaan Mongol, Genghis Khan adalah seorang yang mendirikan kerajaan Mongol, dan dia mewajibkan rakyatnya untuk memakan kembali makanan yang jatuh ke lantai sebelum 12-20 jam.

Hal itupun ada alsannya bagi pendiri kerajaan itu, dimana dia melakukan hal ini adalah bertujuan untuk berhemat, ksrena saat itu persediaan makanan mereka sangat terbatas, sehingga membuat Genghis Khan terpaksa haru mewajibkan rakyatnya untk makan makanan yang jatuh ke lantai.

Seiring berjalannya waktu, mitos ini di ubah waktunya menjadi 5 menit dari 12 jam, wah perubahan yang sangat jauh sekali ya, dari 12 jam ko tinggal 5 menit? Mungkin kelamaan kali, kalau 12 jam atau 20 jam, emang kamu berani makan? Enggak jijik? Hehe.

Bukan hanya itu saja ternyata, pada tahun 1990-an ada iklan pembersih lantai, saya sih belum lahir, hehe. Nah, iklan lantai tersebut sebuah produk yang di iklankan bisa membuat lantai bersih dan bebas kuman, sehingga ketika ada makanan yang jatuh, makanan tersebut masih bisa di makan sambil mengatakan “belum lima menit”.

Jadi, kira-kira begitu asal-usul mitos “makanan jatuh sebelum 5 menit” ini, dan hasilnya sampai sekarang pun mitos itu masih sering terdengar di telinga saya, bahkan saya juga sering melakukannya, haha jorok, enggak papa lah.

Sebenarnya kuman tidak bergantung terhadap waktu dari makanan yang jatuh tersebut, makanan yang jatuh ke lantai akan mudah terkontaminasi jika bakteri yang ada di lantai sudah cukup banyak. Hal ini tentu membuat kita enggan mengambil kembali makanan yang jatuh ke lantai, apalagi jika lantai kotor.

Untuk itu, jaga kebersihan lantai dan jangan sampai lantai kotor dan tersebar bakteri sehingga akan membuahkan penyakit yang lumayan menganggu kesehatan tubuh kita, lantai bersih tentunya akan lebih indah di pandang serta terhindar dari bakteri.



Nurdin Albantani

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya

Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.