Mimpi Terbang ke Langit Bertemu Bidadari

Betapa bahagianya aku semalam, bahkan tidak ada yang lebih bahagia lagi selain semalam seumru hidupku, aku begitu mengagumi dan menghayati kebahagiaan itu. Terbang ke langit bersama bintang dan bertemu dengan bidadari, tak ada hal seindah itu.

Saat aku bingung aku harus bagaimana untuk mencari kebahagiaan, akhirnya aku mendapatkan kebahagiaan itu, tepat dimalam yang indah sinaran bintang yang sangat menakjubkan, bisikan kalbu begitu aku hayati dengan rasa penuh sangat bahagia.

Dimalam itu, malam yang paling indah, sehingga tidak ada lagi keindahan yang aku alami, terbang ke langit bersama bintang, diiringi dengan para bidadari cantik, tak terkira itu akan aku alami, terdengar suara bisikan yang begitu menyayat hati, rasanya aku bagaikan raja di sebuah istana yang amat mewah.

Di kelilingi banyaknya bidadari-bidadari cantik yang sbeleumnya belum pernah aku lihat, betapa menawannya mereka, mengiringi ku dalam kedamaian malam, “Ini makanan enak buat kamu” bidadari itu mengatakan sambil membawa banyak sekali makanan yang belum pernah aku makan.

Sisi samping kiri kanan, dua sosok bidadari mengipasiku dengan sayap-sayap indah, diiringi dengan alunan musik dengan nyanyian yang begitu merdu, wah ini lah kebahagiaan dan keindahan yang sesungguhnya.

Setelah selesai menikmati gaya hidupp itu, akupun pergi dan di iringi oleh para bidadari cantik itu, “mau kemana kita sebenarnya”? aku bertanya kepada mereka, “Kita akan menuju ke tempat indah” Kata salah satu bidadari yang memakai gaun putih serta wajahnya yang sangat cantik dan manis.

Tetetetet, suara terompet menyambutku, dibarengi dengan ucapat “Selamat datang Tn. Nurdin” tersneyum bahagiapun aku alami, suara terompet terus berbunyi hingga aku berjalan tanpa melihat kebawah, eh aku malah jatuh.

Kemudian aku terbangun kembali, suara masih terompet masih terdengar, begitu suara terompet semkain kencang, eh ternyata itu suara nyamuk yang ingin mencoba mengigit kuingku, apalah daya itu semua hanya sebuah mimpi belaka.

Udah-bahagia-bahagianya, eh ternyata mimpi doang, masa iya sih aku terbang ke langit bersama bintang dan bidadari serta di sambut meriah bagaikan raja, hahaha, ngimpinya kok gitu ya, ntahlah mungkin itu bunga tidur dari tuhan agar aku dapat tidur nyenyak karena lelah.

Seandainya semua itu bisa jadi kenyataan, enggak perlu terbang ke langit dan bertemu bidadari sih, cukup punya seorang teman hidup untuk selamanya dengan memiliki rumah sederhana dipenuhi dengan keindahan itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Hahaha, ternyata itu cuma hayalan si Jomblo yang eggak laku-laku, kasihan kamu Nurdin, begitulah kira-kira, mimpinya juga sebentar makanya ceritanya cuma itu doang, hehe..



Nurdin Albantani

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya

Tulisan Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.