Penyalahgunaan Teknologi Sebagai Metode Kejahatan

Sudah banyak kasus kriminal di jaman teknologi ini, penyalahguaan teknologi kerap merajalela

0
Penyalahgunaan teknologi
Doc. Album Pribadi

“Din, kamu lagi baca apaan sih, serius amat? Biasanya juga main Toys Blast, hari ini beda benget, lagi baca harga BBM ya, wkwkkw” Temen saya nanya.

“Aku heran, kenapa sih orang-orang menyalahgunakan teknologi? Bukannya di ambil sisi baiknya saja seperti kemudahan kita dalam membeli makanan atau apa kek, ko mereka malah memperlakukan teknologi sebagai metode kejahatan” Jawabku sambil sedikit ngoceh juga geleng-geleng kepala.

“Yah, namnya juga manusia din,enggak semua baik, enggak semua buruk, yang buruk bisa baik yang baik pun bisa aja buruk”

“Iya juga sih, tapi aku heran aja gitu, udah tahu kejahatan itu dilarang di segala apapun, enggak pernah nonton film azab kali ya meraka?”

“Haha, bisa aja lu din, emang lagi baca apaan sih?”

“Ini ada berita heboh seorang pengemudi taksi online menjadi korban pembunuhan, padahal dia sedang mencari nafkah, tapi orang-orang jahat malah melakukan hal kriminal terhadap pengemudi itu, dia maksud untuk menghidupi keluarganya, malah menjadi korban kejahatan”

“Ya, itulah sisi buruk teknologi, sebenarnya sih bukan teknologinya, tapi manusia, coba aja kalau semua manusia itu baik dan tidak jahat, mungkin teknologi juga tidak disalahgunakan sebagai kejahatan, padahal kita tahu, teknologi semakin kesini semakin menggila”

“Iya sih, kalau saja semua orang itu baik, mungkin dari dulu engak ada yang menjadi korban ya, seperti sekarang ini, banyak sekali korban kejahatan dari sosial media, sudah sejak tahun-tahun lalu kasus-kasus seperti ini kerap kali ku dengar, banyak sekali kasusnya sudah tidak bisa terhitung lagi”

“Anehnya lagi, kenapa ya mereka tidak takut gitu, tidak kapok, padahalkan sudah banyak penjahat yang di hukum di tangkap polisi, tapi mereka yang lain malah nyepelein hal itu bukannya takut, bukannya dijadikan pelajaran, eh malah di ikut-ikuti”.

“Aneh saya geh, sudah lah, ngopi aja noh bikin ke dapur, pusing kalau ngomongin kaya gituan”

Temen saya pun pergi ke dapur bikin kopi

“Diiinnnn, kopinya manaaa?” Suara keras temenku dari dapur

“Oh iya lupa, kopinya abis, hehe” Jawab saya sambil ketawa

“Astaga diin”

“Yaudah nih beli dulu ke warung”

Akhirnya temen saya beli kopi dan akhirnya ngopi juga, hehe.

Oke, balik lagi ke topik, saya sebenernya gak habis pikir sama orang-orang yang rela melakukan kejahatan demi uang, demi uang mereka jahat, demi uang mereka melakukan hal-hal yang dilarang hukum, seperti membunuh, mencuri dan yang lain.

Kejahatan seperti itu memang bukan di jaman ini aja,dari dulu kejahatan sudah melanda di mana-mana, ada curanmor, copet, bobol rumah, dan dijaman teknologi ini ada kasus-kasus kejahatan baru seperti menyalahgunakan layanan online.

Kejadian pembunuhan pengemudi online memang tdak jarang terdengar, sudah banyak kasus-kasus ini terjadi di dunia nyata, para pelaku pun sudah berhasil tertangkap polisi dan dihukum seberat-beratnya, sayangnya, hal itu tidak membuat yang lain kapok, mereka malah melakukan hal bodoh lebih dari itu.

Seperti kemarin saya baca berita online, ada seorang pengemudi taksi online yang menjadi korban kejahatan, pelaku menggunakan akun wanita dan ternyata akun tersebut akun palsu, wah-wah, ini lah yang dinamakan penyalahgunaan teknologi.

Seharusnya teknologi kita ambil yang baiknya saja bukan malah dijadikan sebagai metode kejahatan baru di jaman era digital, enggak takut hukum apa? Enggak takut dosa apa? Inget ada azab, azab Allah berlaku untuk setiap orang, sadarlah teman, takutlah kepada sang pencipta, minimal jangan melakukan kejahatan aja, juga kasian kepada mereka yang jadi korban, mereka butuh uang untuk menghidupi keluarganya.

Kita sadarkan diri sejenak, coba inget-inget hukum kejahatan, berat kan? Bukan cuma di dunia aja yang berat, diakhirat bahkan lebih berat, yang tidak jahat aja tetep kena hukum, apalagi yang jahat, coba kita renungkan, meskipun di dunia kita tidak tertangkap, tapi tetep, diakhirat nanti kita akan kena hukuman sang illahi.

Motivasi hidup untuk menjadi lebih baik, bukan seorang penulis profesional hanya sekedar penulis yang masih belajar dalam mengembangkan karya
BAGIKAN

KOMENTARI

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.