Susah Senang Seorang Anak Perantau

Ketika kehidupan di kampung dilanda kebingungan, dan banyak berfikir akhirnya memutuskan untuk merantau ke kota orang. Siapa bilang merantau itu senang? siapa bilang hidup di kota itu senang?

Foto @ hipwee.com

Merantau itu bukanlah hal yang mudah, merantau itu harus bisa menahan dan merasakan perihnya hidup di kota orang, perihnya sepi dalam kesendirian. Banyak ujian yang harus kita lewati dengan penuh kesabaran, dan juga disitu pasti ada jalan keluar untuk apa yang kita harapkan sedari dulu. Merantau juga harus reka merasakan pahit dan manisnya hidup, tetapi ini membuat kita belajar, bagaimana rasanya hidup sendiri, melewati pahit manksnya kehidupan yang jauh dari hangatnya keluarga.

Seperti yang saat ini saya rasakan, susah dan senang saya jalani hidup sendiri di dalam rantauan, jauh dari orang tua, jauh dari saudara, dan jauh dari orang-orang yang dulu selalu bersama mengisi hari-hari dengan penuh canda dan tawa. Tetapi saat ini saya sendiri di kota orang, menjadi perantau yang bertujuan untuk mencari sepeser rupiah untuk cita-cita yang diinginkan. Mencari kerja di kota orang sangat sulit, segala hal di lewati, tetapi Alhamdulillah saya menemukan sebuah pekerjaan, walaupun gajinya hanya cukup untuk makan saja, tapi dengan penuh semangat saya kerjakan.

Namun, dibalik semua itu, saya mengalami hal-hal buruk dalam rantauan ini, dulu saya pernah hingga 3 hari gak makan, sebelum saya dapat kerja. Setelah dapat kerjaan juga gak seindah yang saya harapkan, segala keluh dan perih saya rasakan, cobaan yang terus datang, namun saya gak mudah putus asa.

Hal terburuk yang saya alami, saya pernah di gebukin oleh seorang anggota pertahanan Negara, apakah itu tujuan anggota? Bukankah harusnya melindungi rakyatnya? Saya terbaring sakit, jauh dari pelukan keluarga, jauh dari kehangatan keluarga. Tetapi saya tetap bersabar dan terus berusaha, karena demi masa depan juga, saya gak pernah hiraukan apapun hal terpedih yang saya alami.

Kesan sedih dan manis semuanya sudah saya alami di dalam rantauan ini, dari semua itu, saya banyak mendapat pelajaran, bahwa hidup itu tak selamanya indah maupun pedih, kesan sedih dan senang pasti akan di alami orang, Walaupun kebanyakan kesan sedih yang di alami, tetapi jangan pernah putus asa, itu merupakan ujian dari sang ilahi, apakah kita bisa melewati ataukah mungkin kita kalah dengan ujian. Karena saya percaya keindahan pasti akan di dapatkan suatu saat nanti.


Pesan buat kamu yang lagi merantau
"Walaupun kamu sering di landa masalah, jangan pernah untuk putus asa, teruslah perjuanganmu dalam rantauan, jangan sampai kamu putus asa, usaha dan usaha terus, karena seorang perantau itu harus banyak bersabar dan bersyukur"
BERIKAN KOMENTAR ()