Mencapai Cita-cita Tak Semudah Membalikan Telapak Tangan

Memiliki cita-cita dari masih kecil memang seharusnya, setinggi-tingginya kita harus memiliki suatu cita-cita dari kita masih kecil dulu. Dan cita-cita itu sedang kita kejar sekarang ketika kita sudah mulai dewasa, namun tak mudah yang di bayangkan untuk meraih impian yang dari kecil kita impikkan.

Foto @ ummi-online.com

Pasti, semua orang pasti memiliki apa itu namanya cita-cita, walaupun cita-cita itu nantinya akan hilang karena kesalahan dan atau mungkin telah memiliki cita-cita yang baru lagi. Kita berfikir ketika kita masih kecil, pengen banget menjadi seorang dokter, pesepak bola, atau apalah itu. Sama seperti saya dulu memiliki cita-cita menjadi seorang dokter, dari dulu pengen banget saya menjadi dokter, namun apalah yang terjadi, saya putus sekolah ketika masih kelas 1 SMK, saya sekolah cuma pas akhir semester satu berarti saya cuma sekolah setengah tahun doang. Dan akhirnya, cita-cita saya yang dulu saya impikkan musnah sudah, karena pendidikan saya tak berjalan secara mulus. Akhirnya saya memutuskan untuk menjadi pengangguran semata, karena susah banget nyari kerja, apalagi ijazah cuma SMP doang.

Cita-cita yang dulu saya impikkan musnah sudah, kini berubah, saya sudah tak ada harapan lagi untuk menggapai cita-cita yang dulu saya impikkan,  tetapi bukan berarti saya putus asa dengan apa yang terjadi pada saya. Sekarang saya bekerja sebagai Office Boy di salah satu tempat penginapan di kota Bekasi, yang dulunya bercita-cita menjadi seorang dokter namun yang terjadi saya malah jadi seorang OB. Namun meskipin saya sekarang cuma jadi OB yang saya kerjakan, tetapi saya memiliki sebuah cita-cita, yakni saya ingin sukses di bidang apapun itu, saya masih berharap dan masih mengejar kesusksesan yang saya inginkan.

Memiliki cita-cita itu tidak semuanya  terjadi pada akhirnya, karena mengejar cita-cita tak semudah membalikkan telapak tangan. Tetapi kita jangan mudah untuk putus asa, meskipun cita-cita yang kita impikan dulu tak tercapai, tetapi kita masih bisa mencari cita-cita lain yang mudah-mudahan nanti tercapai.

Jadi, walaupun cita-cita yang kita impikan dulu tak tercapai, jangan pernah berkata putus asa, carilah cita-cita yang lain, siapa tahu jika kita mencari cita-cita yang lain itu akan kita capai. Saya juga masih berharap semoga apa yang saya impikkan sekarang nantinya tercapai, diiringi dengan usaha untuk mengejarnya.
BERIKAN KOMENTAR ()